OPM Bersenjata, Wajah Sesungguhnya Para Pendukung Papua Merdeka

OPMMasalah kelompok separatis di Papua seakan tidak ada habisnya menyita perhatian pemerintah pusat di Jakarta. Ulah mereka yang selalu berusaha mencari simpati dunia internasional dengan mengangkat isu pembatasan kebebasan berpendapat dan pelanggaran HAM oleh aparat keamanan Indonesia di Papua dengan harapan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) akan mendukung perjuangan mereka sejauh ini masih belum berhasil. Namun demikian, isu ini sudah membentuk kesan bahwa selama ini perjuangan kemerdekaan yang dilakukan oleh para pegiat Papua Merdeka merupakan perjuangan di jalan damai tanpa kekerasan yang ditanggapi dengan jalan kekerasan oleh Pemerintah Indonesia, namun apakah benar demikian?

Mari kita lihat pernyataan salah satu kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Puron Wenda dan Enden Wanimbo baru – baru ini, dalam pernyataannya kepada media, kelompok bersenjata OPM ini menyerukan untuk memerangi orang Indonesia tanpa terkecuali, meskipun bukan anggota TNI maupun Polri. Bahkan ada kesan bahwa OPM disini bersikap rasis dengan menyimbolkan “rambut lurus” sebagai bukan orang Papua sehingga harus dibunuh maupun diusir dari tanah Papua.

Kelompok separatis ini juga menolak segala bentuk dialog damai yang ditawarkan oleh Pemerintah dan lebih memilih jalur kekerasan yang justru mengganggu kenyamanan masyarakat lebih parah lagi, kelompok separatis ini juga menolak segala upaya dalam membangun Papua dan mengancam akan mengganggu segala pelaksanaan proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inikah tujuan dari kelompok pro kemerdekaan ini, padahal didepan semua masyarakat dunia dengan ngototnya mereka menyerukan ketidak adilan, namun disisi lain mereka menghalangi niatan pemerintah untuk membangun daerah Papua. Sikap kelompok OPM bersenjata ini memang seperti tidak sejalan dengan perjuangan lewat jalan damai dan isu pelanggaran HAM yang mereka kedepankan didepan masyarakat internasional. Namun jika dilihat dari sikap OPM bersenjata, itulah wajah asli dari para pejuang Papua Merdeka, tidak mau berdialog, lebih suka jalan kekerasan dan sikap rasis yang tentu saja sangat diharamkan komunitas internasional saat ini. Jadi apakah kita masih percaya dengan perjuangan semacam ini yang bukannya membuat masyarakat menjadi tentram, malah membuat situasi makin mencekam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s