Kebangkitan Nasional : Kebangkitan Papua

1_HarkitnasSetiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati hari yang bersejarah dan merupakan momentum bersejarah dalam pergerakan pencapaian kemerdekaan bangsa ini. Berdasarkan sejarah yang ada, pada tanggal 20 Mei 1908 berdiri organisasi Boedi Oetomo (Budi Utomo) yang menjadi cikal bakal gerakan yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia melalui media organisasi sosial dan organisasi politik. Spirit pembentukan organisasi Budi Utomo pada saat itu adalah munculnya kesadaran para pemuda yang memiliki semangat kebangkitan untuk merebut kemerdekaan dari penjajah. Dengan demikian, hingga saat ini tanggal 20 Mei diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Pada tanggal 20 Mei 2015, bangsa Indonesia memperingati Harkitnas yang ke-107 tahun. Tema yang diusung dalam peringatan Harkitnas tahun ini adalah “Melalui Hari Kebangkitan Nasional Kita Bangkitkan Semangat Kerja Keras Mewujudkan Indonesia Maju dan Sejahtera”. Berkaitan dengan tema tersebut, bangsa Indonesia hendaknya bukan saja dimaknai sebagai perayaan seremonial semata, akan tetapi harus dimaknai dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus bangkit dari segala aspek.

Perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan memang telah usai, akan tetapi perjuangan bangsa ini dalam rangka membangkitkan aspek-aspek kehidupan berbangsa dan bernegara harus terus dilakukan baik pada bidang ekonomi, politik maupun kebudayaan. Pada bidang ekonomi khususnya, perlu adanya keseriusan pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Hingga hari ini, kesenjangan sosial antara wilayah timur Indonesia dengan wilayah lainnya masih menjadi permasalahan serius bangsa ini. Kesejahteraan masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur publik merupakan problematika utama yang terjadi di wilayah timur Indonesia, khususnya di Provinsi Papua. Masih banyak masyarakat Papua yang berada di bawah garis kemiskinan, kesenjangan harga berbagai barang kebutuhan, kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan dan masih jauhnya masyarakat Papua dari sentuhan infrastruktur publik yang ideal masih menjadi mimpi bagi Orang Asli Papua.

Kondisi geografis dan perilaku sebagian besar perilaku korup oknum Pejabat Pemerintah di Papua (baca : 80 Persen Pejabat Papua Diduga Korup) merupakan faktor utama yang mengakibatkan pembangunan Papua dibidang ekonomi masih terhambat. Konsistensi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap penanganan permasalahan tersebut merupakan langkah yang harus ditempuh baik pada tahap implementasi dan pengawasan sehingga tujuan dari program-program yang telah dicanangkan dapat dicapai secara optimal.

Agenda strategis Pemerintahan Jokowi-JK yang direpresentasikan dalam ‘jargon’ NAWACITA diharapkan menjadi jawaban dari berbagai persoalan sosial yang terjadi di wilayah timur Indonesia khususnya wilayah Papua. Perlu adanya sinergitas seluruh stakeholder yang ada dalam rangka membangun Papua agar semangat Harkitnas 2015 juga menjadi momentum kebangkitan bagi Tanah Papua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s