KAA : Indonesia dengan Negara Anggota MSG Perkuat Kerjasama

3_KAAPada tanggal 20 April 2015 lalu, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L. P. Marsudi menggelar pertemuan bilateral dengan tujuh Menteri Luar Negeri negara sahabat yang menghadiri hari pertama peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Jakarta. Dalam pertemuan bilateral tersebut diantaranya dihadiri empat Menteri Luar Negeri dari negara-negara pasifik yang juga merupakan negara anggota Melanesia Sperhead Group (MSG). Para Menlu tersebut adalah Milner Tozaka (Menlu Salomon Islands), Rimbink Pato (Menlu Papua New Guinea), Ratu Inoke Kubuabola (Menlu Kepulauan Fiji) dan Meltek Sato Kilman Livtuvanu (Menlu Vanuatu).

Pertemuan tersebut membicarakan terkait hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan negara-negara tersebut di bidang ekonomi dan kesejahteraan sosial. Selain itu, dalam pertemuan tersebut Menlu Indonesia menegaskan komitmen Indonesia untuk meningkatan kerja sama teknis dan capacity building dengan negara-negara pasifik di bidang prioritas, seperti manajemen pariwisata, pertanian dan penanggulangan bencana.

Pada pertemuan dengan Menlu Papua New Guinea (PNG), Menlu RI menyambut baik berbagai upaya penguatan kerjasama ekonomi melalui pengelolaan perbatasan dan kerjasama peningkatan kapasitas masing-masing. Kedua negara akan menyelenggarakan Joint Ministerial Committee (JMC) ketiga pada September 2015 yang akan menjadi dasar implementasi kerjasama di sejumlah bidang, diantaranya pemuda dan olahraga, energi, sumber daya mineral, pendidikan, dan telekomunikasi. Selain itu, kedua Menlu sepakat mendorong sektor swasta untuk melakukan perdagangan dan investasi lintas batas, seperti industri perikanan di perbatasan dan perluasan Rumah Sakit PNG di wilayah Sandaun.

Sementara itu, di sela-sela rangkaian peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika, Menlu RI melakukan pertemuan dan pembicaraan bilateral dengan Menlu Kepulauan Fiji. Wakil dari Republik Kepulauan Fiji menghadiri KAA sebagai salah satu negara peninjau bersama Australia, Belgia, Kuba, Selandia Baru, Vanuatu, Meksiko, Norwegia, Swedia, Swiss, Amerika Serikat, dan Venezuela. Selain itu, Republik Kepulauan Fiji merupakan salah satu negara yang terlibat dalam skema Kerja Sama Triangular Selatan-Selatan bersama Indonesia.

Dalam pertemuan dengan Menlu Fiji tersebut, dibicarakan terkait kerjasama antar kedua negara di bidang keimigrasian dan pemberdayaan perempuan. Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas penguatan kerjasama diplomatik dengan memberlakukan bebas bisa bagi para diplomat dan pemegang visa diplomatik serta kerjasama di bidang perkembangan ekonomi dan misi perdamaian. Pada kesempatan yang sama, Menlu Fiji menyampaikan bahwa Republik Kepulauan Fiji masih harus belajar banyak hal dari Indonesia.

Pertemuan dan pembicaraan bilateral tersebut merupakan suatu langkah yang sangat tepat dalam rangka meningkatkan dan mempererat hubungan baik antara Indonesia dengan negara-negara pasifik dan negara anggota MSG lainnya. Rencana kerjasama yang dibicarakan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masing-masing negara sehingga tujuan kerjasama bilateral tersebut dapat tercapai secara optimal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s