Tindakan ULMWP : Penghinaan Bagi MSG

1_PenghinaanTindakan organisasi massa The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang disebut-sebut sebagai perwakilan masyarakat Papua dalam mengajukan diri agar Papua memperoleh keanggotaan pada Melanesian Spearhead Group (MSG) pada Februari 2015 lalu dianggap sebagai sebuah penghinaan terhadap seluruh negara-negara anggota MSG yang ada saat ini.

Seperti yang diketahui, Melanesian Spearhead Group (MSG) merupakan sebuah organisasi negara-negara yang berasal dari rumpun Melanesia yang bekerja sama dalam berbagai bidang, seperti perekonomian, politik dan sosial budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan negara-negara anggota organisasi tersebut. Hingga saat ini, anggota MSG terdiri dari beberapa negara, yaitu Fiji, Kepulauan Solomon, Papua Nugini, Vanuatu dan Kaledonia Baru (FLNKS).

Menyoal tindakan ULMWP di atas, akan memunculkan pertanyaan menarik terkait kedudukan ULMWP sendiri. ULMWP hanyalah sebuah organisasi massa biasa di tingkat daerah sedangkan MSG merupakan organisasi pemerintahan/kenegaraan. Menjadi sangat tidak rasional jika sebuah organisasi massa tingkat lokal disejajarkan apalagi hingga bergabung menjadi anggota organisasi pemerintahan/kenegaraan setingkat MSG.

Selain mempertanyakan kedudukan, publik juga pada akhirnya memiliki urgensi untuk mempertanyakan legitimasi ULMWP terhadap masyarakat Papua karena berbagai aktivitas dan kegiatan yang dilakukan ULMWP selama ini selalu mengatasnamakan masyarakat Papua. Menjawab pertanyaan terkait legitimasi tersebut, menjadi penting untuk mengetahui latar belakang terbentuknya organisasi massa ULMWP.

ULMWP yang dideklarasikan pada Desember 2014 lalu sebenarnya merupakan organisasi gabungan dari beberapa organisasi massa tingkat lokal di Papua yang terdiri dari West Papua National Coalition for Liberation (WPNCL), Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) dan Parlemen Nasional West Papua (PNWP). Akan tetapi, tindakan ULMWP yang mengajukan permohonan keanggotaan ke MSG ternyata tidak berdasarkan aspirasi seluruh organisasi anggota ULMWP. Forkorus Yamboisembut (Ketua NRFPB), dalam release yang disampaikan mengaku kesal dan geram terhadap tindakan ULMWP tersebut. Selain itu, Forkorus juga menyampaikan bahwa tindakan ULMWP bukan merupakan representasi dari seluruh masyarakat Papua. Dengan kata lain, NRFPB dan sebagian besar masyarakat Papua tidak setuju terhadap pengajuan keanggotaan pada MSG.

Melihat fenomena tersebut dapat disimpulkan bahwa ULMWP ternyata hanyalah sebuah perkumpulan individu-individu yang sarat dengan kepentingan. Tidak lain dan tidak bukan, kepentingan tersebut adalah untuk memprovokasi masyarakat Papua. Selain telah ‘menjual nama’ masyarakat Papua, ULMWP juga telah mempermalukan MSG beserta seluruh negara-negara anggotanya pada tingkat internasional. SUNGGUH MIRIS.

Diharapkan agar seluruh masyarakat Papua untuk dapat lebih dewasa dalam menyikapi berbagai tindakan provokatif yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu yang bertujuan untuk menyengsarakan masyarakat Papua sendiri. Hal penting yang dapat dilakukan saat ini adalah mendukung seluruh program-program yang dicanangkan pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s