Keberadaan ‘pendatang’ akan Meningkatkan Daya Saing Orang Asli Papua

3_Daya SaingProvinsi Papua merupakan Provinsi paling timur dari wilayah Negara Kesatuan Indonesia yang menyajikan berbagai peluang peningkatan kesejahteraan penduduknya. Dengan berbagai kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, Papua menawarkan berbagai peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakatnya. Orang Asli Papua (OAP) yang merupakan ‘label’ khas bagi penduduk asli Papua memiliki peluang sangat besar dalam hal pemanfaatan potensi ekonomi yang ada. Namun demikian, realitas yang terjadi saat ini adalah bahwa OAP belum dapat memanfaatkan berbagai peluang yang ada secara maksimal. Faktor penyebabnya antara lain adalah pola pikir OAP sendiri.

Wilayah Papua saat ini tidak hanya dihuni oleh OAP, melainkan juga terdiri dari para pendatang yang berasal dari wilayah lain seperti dari Jawa dan Sulawesi. Jika ditinjau dari perbandingan antara jumlah penduduk OAP dengan penduduk pendatang, idealnya adalah OAP akan lebih dominan dalam memanfaatkan peluang-peluang ekonomi di Papua. Akan tetapi, kondisi yang terjadi saat ini ternyata berbanding terbalik dengan kondisi idealnya. Kondisi saat ini yang terjadi adalah peluang-peluang ekonomi yang ada di Papua saat ini masih dimanfaatkan oleh para pendatang secara dominan.

Fenomena tersebut menyebabkan terjadinya kecemburuan sosial pada diri OAP terhadap para pendatang yang berakibat pada kemunculan faksi-faksi antara penduduk asli dengan penduduk lain dengan stigma ‘pendatang’. Kondisi tersebut diperparah lagi dengan munculnya berbagai kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di Papua untuk memanfaatkan pola pikir OAP dan faksi-faksi antara penduduk asli dengan pendatang tersebut melalui berbagai kegiatan provokasi dalam rangka menumbuhkan rasa benci OAP terhadap pendatang.

Sebenarnya jika OAP dapat mencermati dari sudut pandang lainnya kondisi dominasi penduduk pendatang di Papua dalam memanfaatkan peluang ekonomi yang ada, niscaya OAP dapat membalikkan dominasi tersebut. Hal itu dapat dilakukan OAP dengan lebih membuka diri dalam konteks kehidupan sosial bermasyarakat dan pergaulan dengan para penduduk pendatang dalam rangka mempelajari pola pikir kemandirian dan pola pikir pemanfaatan peluang ekonomi di Papua. Selain itu, OAP juga harus mampu menahan diri dari berbagai pengaruh kelompok-kelompok lain yang bermaksud melakukan kegiatan provokasi bagi OAP.

Jika saja OAP dapat memanfaatkan sarana edukasi gratis tersebut, selain akan merubah pola pikir OAP sendiri, juga akan menciptakan integrasi sosial yang lebih baik dan bersahabat antara OAP dengan para pendatang sehingga akan berimplikasi pada memudarnya faksi-faksi yang telah terbentuk sebelumnya. Pada tahap selanjutnya, OAP tentu saja akan terpacu untuk menciptakan suasana persaingan yang sehat dan bersahabat dengan penduduk pendatang dalam memanfaatkan peluang ekonomi yang ada di Papua.

Ketika daya saing yang sehat dan rasa keinginan untuk merubah keadaan demi kemajuan diri secara mandiri telah muncul pada diri OAP, maka akan secara otomatis peluang-peluang ekonomi yang tersedia di Papua akan tereksploitasi secara maksimal oleh OAP. Kondisi tersebut pada akhirnya tentu saja OAP akan membalikkan dominasi para pendatang dalam hal pemanfaatan peluang ekonomi. Selain itu, implikasi terbesarnya adalah peningkatan kesejahteraan OAP yang selama ini menjadi permasalahan yang sangat fundamental di Papua.

Selain bermanfaat besar bagi OAP, pemerintah setempat juga akan merasakan manfaatnya yaitu peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Jika telah sampai pada tahap ini, maka pemerataan pembangunan yang selama ini menjadi impian masyarakat Papua tentu saja akan terwujud. Memulai dari diri sendiri merupakan langkah yang paling tepat bagi Orang Asli Papua tanpa memperdulikan berbagai usaha provokasi yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat saat ini.

KALAU BUKAN KITORANG, MAU SIAPA LAGI.???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s