Damai Papua di Tahun Baru

cSudah menjadi agenda rutin setiap menyambut pergantian tahun baru, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menggelar malam toast sebagai bentuk ucapan syukur sekaligus melepas tahun 2014 dan memasuki tahun 2015.

Jika daerah lain mengadakan malam toast dengan kemewahan, hal ini beda dengan Pemkot Jayapura yang mengadakan malam toast dengan penuh kesederhanaan, sesuai dengan komitmen Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tommy Mano, MM yang mengajak masyarakat Kota Jayapura mendoakan Kota Jayapura agar selalu damai sebagai ibukota Prov. Papua ketimbang harus menghambur-hambur uang untuk merayakan pergantian tahun.

“Saya mengucapkan selamat tahun baru 2015 kepada masyarakat Kota Jayapura pada pergantian tahun 2014 ke tahun 2015, Pemkot tidak membuat kegiatan menyambut pergantian tahun, di mana saya menghimbau kepada kepada masyarakat Kota Jayapura baik yang beragama Islam maupun saudara-saudara seiman untuk mari kita bersama-sama mendoakan yang terbaik bagi Kota Jayapura khususnya dan Prov. di tahun baru tahun 2015, di mana pergantian tahun ini kita tidak mengalami bencana seperti banjir dan longsor, berbeda dengan daerah lain yang mengalami musibah banjir dan jatuhnya pesawat AirAsia,”ungkapnya ketika memberikan sambutan dalam malam toast menyambut tahun baru 2015 di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura.

Pihaknya tidak menghamburkan uang untuk membeli petasan karena pihaknya fokus untuk program pembangunan. ”Kalau ada uang maka kita harus memberikan kepada mereka yang tidak mampu daripada kita harus hamburkan untuk membeli petasan,” katanya.

Sementara, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan, dengan memasuki tahun 2015, kami ingin Papua dengan penuh damai. “setiap orang boleh hidup di atas Tanah Papua, tetapi hidup dengan damai dan saling berdampingan satu sama lain” tegasnya.

Senada dengan Gubernur Papua, Koodintaor Jaringan Damai Papua (JDP) Pater Neles Tebay yang selama ini banya mengkritisi dan cenderung berseberangan dengan pemerintah RI, mengungkapkan, harapan besar sebagian besar rakyat Papua kepada pemerintahan saat ini. Rakyat Papua menghendaki Presiden Jokowi dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang kerap kali terjadi di provinsi paling timur Indonesia.

Masalah rakyat Papua, jangan hanya dijadikan ‘PR’ buat pemerintah daerah setempat, tetapi harus diposisikan sebagai bagian dari masalah bangsa dan negara Indonesia. Yang tentunya penanganannya dilakukan dengan bijak dan rasa kemanusiaan,” kata Neles.

“mulai tahun ini dan tahun-tahun berikutnya smoga Papua terus damai, tidak ada kekerasan dalam menyelesaikan suatu permasalahan..!” ucap tegas salah seorang aktivis Perempuan Papua, Yosefa Elani asal Sentani di Jayapura Papua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s