Kurikulum Tahun 2006 Lebih Tepat Diterapkan di Papua dan Papua Barat

Untitled

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Anies Baswedan menghentikan kurikulum 2013 (K-13) dan meminta setiap sekolah di Indonesia kembali menggunakan kurikulum tahun 2006, kecuali sekolah yang telah menerapkan kurikulum 2013 selama tiga semester. Hal tersebut telah disampaikan melalui Surat Edaran Nomor: 179342/MPK/KR/2014 Perihal Pelaksanaan Kurikulum 2013 yang ditujukan kepada Kepala Sekolah di Seluruh Indonesia yang pertama meminta menghentikan pelaksanaan kurikulum 2013 di sekolah yang baru menerapkannya satu semester dan kembali menggunakan kurikulum 2006. Kedua, tetap menerapkan kurikulum 2013 di sekolah yang telah tiga semester ini menerapkan kurikulum 2013. Ketiga, mengembalikan tugas pengembangan kurikulum 2013 kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Setelah surat edaran menteri pendidikan tersebut diedarkan, maka seluruh sekolah termasuk sekolah yang berada di wilayah timur Indonesia, Papua dan Papua Barat juga harus menerapkan kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Penghentian kurikulum 2013 tersebut juga menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan di Papua dan Papua Barat. Anggota DPR Papua, Natan Pahabol mengatakan bahwa, Kurikulum 2013 baru diterapkan kurang lebih satu setengah tahun, seharusnya kurikulum tersebut dijalankan terlebih dahulu minimal tiga tahun, kemudian dilakukan evaluasi untuk melihat kekurangan yang perlu dibenahi.

Selain itu, perubahan kurikulum 2013 menjadi kurikulum 2006 tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan di Papua dan Papua Barat. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong, Dra. Hermin Matandung, M.Pd menjelaskan bahwa, sekolah yang ada di Kota Sorong masih menggunakan kurikulum tahun 2013 dan sudah berjalan. Namun, apabila pemerintah mengganti kurikulum 2013 menjadi kurikulum 2006, dinasi pendidikan Kota Sorong siap mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah.

Apabila dikaji lebih lanjut, kurikulum 2013 dibentuk untuk mempersiapkan lahirnya generasi bangsa yang lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Kurikulum 2013 tersebut menekankan tiga hal pokok yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Aspek pengetahuan dalam Kurikulum 2013 tidak jauh berbeda dengan kurikulum sebelumnya yaitu penekanan pada tingkat pemahaman siswa dalam pelajaran, hanyasaja Kurikulum 2013 bukan aspek utama. Sementara keterampilan menekankan skill atau kemampuan, misalnya kemampuan mengemukakan pendapat, berdiksusi/bermusyawarah, membuat laporan, serta berpresentasi. Kemudian aspek sikap yang dinilai dengan melihat sopan santun, adab (kehalusan dan kebaikan budi pekerti) dalam belajar, absensi, sosial, dan agama

Dalam kurikulum 2013, aspek pengetahuan yang digagas menuntut para pelajar untuk mengakses internet guna mengerjakan tugas maupun mencari bahan bahan atau materi pembelajaran sesuai arahan guru. Sementara itu, akses internet di tanah Papua masih jarang (warung internet hanya ada di beberapa tempat saja) dan lambat karena susah dijangkau sinyal. Keadaan seperti itu, akan menyulitkan siswa jikalau mengikuti kurikulum 2013 yang menuntut para pelajar lebih aktif mengakses internet.

Oleh karena itu, kebijakan pemerintah (khususnya kementerian pendidikan) untuk mengganti kurikulum 2013 menjadi kurikulum 2006 di Indonesia terutama untuk wilayah Papua dan Papua Barat sudah tepat. Mengingat masih banyak kekurangan dalam penerapan kurikulum 2013 tersebut, seperti buku yang belum terdistribusikan dengan baik, akses internet yang masih lambat di wilayah Papua dan Papua Barat, serta tidak semua guru memiliki kemampuan untuk menyampaikan sesuai dengan keinginan kurikulum 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s