Sukseskan Papua Sehat 2018

KIS

Wilayah Papua termasuk daerah yang rawan terjangkit penyakit berbahaya, seperti Malaria, Demam Berdarah, HIV/AIDS, dan lain-lain. Beberapa sumber menyebutkan, bahwa kasus malaria di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan NTT masih tinggi dengan Annual Parasitical Index (API) lebih dari 20 per 1.000 penduduk. Apabila dibandingkan dengan wilayah Jawa, malaria sudah terkontrol dengan API sekitar 1 atau dibawah 1 per 1.000 penduduk.

Selain beberapa penyakit menular, permasalahan kesehatan Papua juga dihadapkan dengan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Anak yang masih tinggi. Dekan Fakultas Kedokteran Uncen, dr Paulina Watofa, Sp.R menjelaskan bahwa, “angka kematian ibu dan anak di Papua dan Papua Barat merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia sesuai dengan hasil riset kesehatan.”

Pemerintah telah melakukan upaya untuk mengatasi permasalahan kesehatan yang ada di Papua. Seperti mengeluarkan Keputusan No.6/Tahun 2009 tentang Pengobatan Gratis bagi Rakyat Asli Papua melalui subsidi dana Otonomi Khusus. Kemudian mengeluarkan program Kartu Papua Sehat (KPS). Usaha pemerintah untuk menjadikan Papua Sehat dibuktikan pemerintahan baru yang dipimpin oleh Lukas Enembe dengan membentuk Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP), yang berfungsi untuk mempercepat jalannya program pemerintah di bidang kesehatan. UP2KP akan membangun satu rumah sakit rujuan terbesar yang berada di Kota Jayapura, serta 4 rumah sakit regional rujukan yang akan tersebar di beberapa daerah, di wilayah Merauke.

Target untuk menjadikan Papua Sehat tahun 2018 semakin menemukan titik terang, melihat pemerintah pusat juga memiliki atensi khusus terhadap bidang kesehatan. Presiden Joko Widodo mengusung program yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS). Program KIS tersebut telah diperhitungkan agar tidak tumpang tindih dengan KPS. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg.Aloysius Giyai menjelaskan bahwa, ”KIS diperuntukkan bagi mereka yang belum menjadi peserta JKN yang diselenggarakan oleh BPJS, karena banyak masyarakat Papua yang tinggal di kampung belum menjadi anggota BPJS karena tidak termasuk dalam database, sehingga hal tersebut akan membantu.”

Program-program di bidang kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat di bidang kesehatan adalah bukti komitmen untuk memajukan wilayah Papua dan mencapai Papua Sehat Tahun 2018. Semua program yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah maupun pusat akan dapat berjalan dengan lancar apabila didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Hal tersaebut didukung oleh pernyataan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang menyatakan bahwa, “semua program pemerintah dapat berjalan sesuai dengan rencana apabila didukung oleh elemen pemerintah, masyarakat, maupun adat.” Oleh karena itu, Masyarakat Papua memiliki kewajiban untuk mengambil peran untuk mengawasi program yang telah dijalankan pemerintah, sehingga dapat dirasakan manfaatnya.(RF)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s