Muka Dua sang Ativis Papua Benny Wenda

DPBWO Seperti diketahui ‘ocehan’ dan bualan Benny Wenda di luar negeri yang menyatakan seolah-olah telah terjadi “massacre” terhadap orang Papua yang menimbulkan kesan ‘ngeri’ sebenarnya hanya omong kosong. Kisah-kisah palsu tanpa dasar hanya dijadikan ‘alat’ penghasil poundsterling. Papua yang ada di dalam benak Benny Wenda yakni kondisi tertinggal jaman, susah, melarat, miskin, tidak berpendidikan, diskriminasi dan lain-lain sehingga hanya melukiskan metafora kesedihan yang mengharap ‘kasihan’ orang lain di luar negeri. Pada kenyataannya, Papua sudah berubah, teknologi dunia modern ternyata belum bisa mencerdaskan pemikiran Benny tentang Papua. Benny tidak menyadari bahwasannya telah banyak perubahan yang significant di Papua baik segi human resources dan infrastruktur. Banyak generasi muda Papua, adik-adik kita tingkat SLTP dan SLTA menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia yang sering memenangi olimpiade Fisika Internasional, belum lagi banyak yang mendapat beasiswa untuk kuliah di beberapa universitas ternama di Indonesia. Namun demikian, tetap saja Benny Wenda tidak melihat segala kesuksesan tersebut.
Namun demikian, tentunya berbeda dengan apa yang dirinya kampanyekan Free West Papua di luar negeri bahwa Benny sebenarnya menyatakan keinginannya kembali ke tanah air. Hal tersebut berdasarkan kabar dari kerabat terdekatnya di Papua yang menyatakan “curhat” Benny kepada keluarga dikarenakan mulai kesulitan keuangan yang menghimpit dia dan istri berserta ke enam anaknya di London, Inggris.
Sebenarnya, masih terbuka kesempatan bagi Benny untuk kembali dan membangun Papua dengan segala kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya, tetapi arogansi, gengsi, kemunafikan serta rasa takut terhadap yang tidak suka dengan dirinya dimungkinkan menjadi kendala belum terealisasikan. Padahal, kiranya pemerintah tentunya akan dapat menerima Interpol tersebut dan menerimanya kembali ke Indonesia seperti halnya tokoh-tokoh separatis Papua yang telah kembali antara lain, Nick Messet, Albert Yoku, Nicholas Jouwe dan lainnya.

One thought on “Muka Dua sang Ativis Papua Benny Wenda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s