TAK PERLU LAGI PAPUA BERMIMPI MERDEKA

takperlu

Kunjungan Dubes Belanda dan Sekretaris I Kedubes AS, ada dua hal yang perlu diperhatian oleh pemerintah maupun aktifis Papua merdeka, bahwa, Kedubes AS maupun Belanda ini mendorong bagaimana kesejahteraan rakyat di Papua dapat diwujudkan, bukan mendukung atau tidak mendukung perjuangan Papua merdeka. Masyarakat Papua jangan menaruh harapan untuk kemerdekaan Papua, tidak perlu mencari-cari lagi, tapi memanfaatkan kesempatan untuk membangun masyarakat Papua.

Ketua MRPB Vitalis Yumthe juga menghimbau kepada Dewan Adat Papua (DAP), Presidium Papua, agar tidak lagi menaruh harapan pada perjuangan kemerdekaan Papua, tapi menuntut kemerdekaan dalam bentuk kesejahteraan.

‘’Dengan kunjungan-kunjungan tamu dari beberapa negara, kita tidak berharap ada dukungan soal Papua merdeka. Papua pasti merdeka, tapi bukan dengan cara-cara kekerasan. Kita minta hak konstitusi yang mengatur tentang kesejahteraan untuk membuat kebijakan, pelayanan untuk orang asli Papua. Kita jangan bermimpi lagi untuk kemerdekaan Papua karena akan membuat orang Papua tidak akan berusaha, tapi akan memunculkan konflik.

Vitalis Yumthe menjelaskan bahwa, soal pelaksanaan UU Otsus, berbagai kebijakan telah dilakukan pemerintahan. Namun dalam pelaksanaannya, pola penanganan orang Papua belum konkrit.

Menurut Vitalis Yumthe, yang diharapkan dengan adanya Otsus dan kini UP4B, kebijakan atau kewenangan dapat ditindaklanjuti secara konkrit. Seperti, kalau berbicara masalah pendidikan, maka bagaimana pola penataan pendidikan.
Setiap kepala daerah yang juga orang asli Papua punya harus bertanggung jawab untuk kesejahteraan, sehingga tidak perlu dipermasalahkan lagi pemerintah pusat. Perlu keseriusan dari gubernur, bupati/walikota, bukan saling menyalahkan.

‘’Ada kesempatan bagi orang asli Papua untuk mengenyam pendidikan secara baik di semua jenjang pendidikan dan mendapatkan kemudahan. Demikian pula di bidang kesehatan, bagaimana dengan Otsus Dinas Kesehatan menyediakan biaya bagi anak-anak Papua untuk sekolah di kedokteran maupun tenaga-tenaga medis,”’ tandasnya.

Dengan perhatian yang baik dan terkonsep, maka pemberdayaan orang Papua pun bisa terarah. ‘’Kebutuhan orang Papua akan terpenuhi dan menjawab keberpihakan seperti dimaksudkan dalam undang-undang Otsus, Juga dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan’’ imbuhnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s